• Jelajahi

    Copyright © Liga Peristiwa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Kebakaran Limbah Kayu di Pekalongan, Damkar Berjibaku 6,5 Jam Padamkan Api Seluas 3 Hektare

    Selasa, 04 Agustus 2026, Agustus 04, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T03:44:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Pekalongan, Ligaperistiwa.net -

    Tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kebakaran tumpukan limbah kayu di Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Senin malam (3/8/2026). 


    Petugas harus berjibaku 6,5 jam untuk memadamkan kobaran api yang membakar lahan tersebut. Proses pemadaman berlangsung lama akibat sulitnya akses sumber air dan bara api yang terus menyala di sela-sela tumpukan kayu.


     Kobaran api yang diperkirakan meluas sekitar 2 hingga 3 hektare itu baru berhasil dipadamkan pada pukul 22.00 WIB. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, laporan kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 15.25 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi dan tiba lima menit kemudian.


    "Awalnya kami mengerahkan satu unit truk pemadam. Namun karena bara api tidak kunjung padam, kami menambah dua armada lagi. Kami juga mendapat dukungan mobil tangki BPBD serta Damkar Kodim," kata Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (4/8/2026).


     Ia menjelaskan, api baru berhasil dikuasai sekitar pukul 22.00 WIB setelah tim berjibaku 6,5 jam di lapangan. Kendati demikian, lanjutnya, petugas masih melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah tumpukan limbah kayu.


    Terkendala Sumber Air dan Medan Sulit

     Menurut Wahyu, seluruh personel tetap disiagakan di lokasi hingga proses pendinginan selesai usai petugas berjibaku 6,5 jam menembus kepulan asap. Sebanyak tiga unit truk pemadam dan satu kendaraan operasional Hilux diterjunkan dalam penanganan tersebut. 


    Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran, petugas juga harus menghadapi medan yang sulit karena material berupa tumpukan limbah kayu membuat bara api tersimpan di bagian bawah sehingga sulit dijangkau.


     "Kendalanya sumber air jauh, kemudian medan cukup sulit karena bara api berada di sela-sela tumpukan sisa kayu. Itu yang menyebabkan proses pemadaman memerlukan waktu cukup lama," ungkapnya menjelaskan alasan tim berjibaku 6,5 jam.


    Penyebab Kebakaran Masih Didalami

    Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh tumpukan limbah kayu yang terbakar. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman.


    Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian material juga masih dalam proses pendataan oleh petugas. Usai memastikan seluruh titik api padam, status penanganan dinyatakan clear and safe. 


    “Kami menghimbau kepada masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kembali kepulan asap atau bara api di lokasi kebakaran guna mencegah munculnya kebakaran susulan,” kata Wahyu mengakhiri.

    Sumber: Kompas.com


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini