Palangkaraya, Ligaperistiwa.net -
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Bias Layar, menyatakan dukungan terhadap langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberantas peredaran narkotika.
Ini menyusul insiden berdarah yang menewaskan seorang anggota Polri dan dua hilang saat operasi penindakan kejahatan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).
Bias mengatakan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan jaringan narkotika merupakan ancaman serius yang membuat aparat penegak hukum harus mempertaruhkan nyawa saat menjalankan tugas.
“Saya memberikan dukungan penuh kepada Polri dan seluruh aparat penegak hukum untuk menindak tegas para bandar narkoba hingga ke akar jaringannya"
Ia juga mengecam segala bentuk kekerasan maupun perlawanan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas. “Tindakan tersebut merupakan serangan terhadap kewibawaan negara dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selain penegakan hukum, Bias menilai pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Perang melawan narkoba, ujar politikus Partai Golongan Karya ini, bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Kalimantan Tengah harus menjadi daerah yang aman dan bebas dari peredaran narkotika. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungannya,” ujarnya.
Bias turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra yang meninggal saat operasi penindakan narkoba di Katingan. “Saya turut berduka cita atas gugurnya salah satu putra terbaik Bhayangkara dalam menjalankan tugas mulia memberantas narkoba." "Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” katanya.
Pemberantasan narkoba harus jadi komitmen bersama
Ia juga mengajak masyarakat mendoakan dua anggota Polres Katingan, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, yang hingga kini masih dalam pencarian. “Saya juga memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, agar dua personel Polri yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ucapnya.