• Jelajahi

    Copyright © Liga Peristiwa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Pertalite dan Pertamax Sulit Didapat, Antrean Panjang Warnai SPBU di Medan

    Rabu, 15 Juli 2026, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T02:37:26Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Medan - Ligaperistiwa.net -

    Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) dikabarkan langka. Akibatnya, warga rela mengantre dari sore hingga malam hari untuk mendapatkan BBM.


    Berdasarkan pantauan detikSumut, Selasa (14/7/2026) malam, sejumlah SPBU di Medan kehabisan stok BBM Pertalite dan Pertamax, seperti di SPBU Pajak Sore Jalan Jamin Ginting, SPBU Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, dan SPBU Lau Chih Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan.


    Salah seorang pengendara, Leo Sembiring mengatakan dirinya telah mendatangi 4 SPBU, semuanya kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite. Lalu, ia beranjak ke SPBU Ngumbang Surbakti.



    Salah seorang pengendara, Leo Sembiring, mengaku telah mendatangi empat SPBU dan semuanya kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite. Ia akhirnya memutuskan beranjak ke SPBU Ngumbang Surbakti.



    "Sudah empat SPBU saya datangi, yakni SPBU Lau Chih, SPBU Al-Azhar, SPBU Johor, dan SPBU Lapangan Tembak, baru dapat di SPBU Ngumbang Surbakti. Tangki minyak saya juga sudah hampir kosong," ucap Leo di lokasi.


    Leo menceritakan mulai mengantre sejak pukul 18.30 WIB dan hingga pukul 22.30 WIB masih berada di dalam antrean. Ia mengaku terpaksa bertahan karena harus bekerja keesokan harinya.



    Terkait hal ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan antrean panjang tersebut sudah terjadi dalam dua hari terakhir. Masalah ini disebabkan persoalan distribusi akibat adanya pemecatan massal sopir truk BBM.



    "Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan TNI/Polri. Kami dari TNI/Polri menyiapkan driver," ujar Bobby, Selasa (14/7).



    Bobby meminta agar permasalahan internal ini tidak sampai mengganggu aktivitas dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pihak pemerintah daerah bersama aparat akan membantu mengatasi persoalan distribusi tersebut.



    "(TNI/Polri) cek pengamanan untuk bisa mengganti sementara driver yang hari ini belum selesai perekrutannya. Jadi kami minta mulai malam ini dari TNI/Polri sudah siap jumlah personel untuk kontrol. Pertamina sedang berkoordinasi berapa jumlah yang dibutuhkan, pemerintah siap men-cover sementara," kata Bobby.

    Sumber: Detik.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini