• Jelajahi

    Copyright © Liga Peristiwa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bocah 13 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Cisadane, Pencarian Masih Berlanjut

    Minggu, 26 Juli 2026, Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T03:58:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Tangerang Selatan, Ligaperistiwa.net -

    Seorang bocah berusia 13 tahun diduga hanyut saat berenang di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (25/7/2026). 


    Hingga operasi pencarian hari pertama berakhir pada Sabtu malam, korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan melanjutkan pencarian pada Minggu (26/7/2026). Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Kota Tangerang Selatan Dian Wiryawan mengatakan, laporan mengenai peristiwa tersebut diterima sekitar pukul 19.10 WIB. 


    "Pada pukul 19.10 WIB laporan masuk dan tim bergerak menuju lokasi kejadian," ujar Dian saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.


    Korban Diduga Tak Bisa Berenang 

    Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kota Tangerang Selatan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 14.40 WIB saat korban berenang bersama enam temannya di Sungai Cisadane.


    Korban diduga tidak dapat berenang. Teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil karena kelelahan. "Teman korban sempat berusaha menolong, tetapi kelelahan sehingga korban terbawa arus," kata Dian.


    Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.35 WIB, petugas langsung melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan melalui dua jalur, yakni menyusuri aliran Sungai Cisadane menggunakan perahu karet dan menyisir bantaran sungai melalui jalur darat. 



    "Penyisiran darat di bantaran sungai dengan radius sekitar 500 meter dari titik awal korban diduga hanyut," ujar Dian. Menurut dia, pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Kota Tangerang Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Polsek Cisauk, Koramil Serpong, Satpol PP, PMI, sejumlah komunitas relawan, serta warga sekitar.


    Pencarian Hari Pertama Terkendala Kondisi Malam

    Operasi pencarian hari pertama dievaluasi sekitar pukul 23.45 WIB. Hingga saat itu, korban belum berhasil ditemukan. Dian mengatakan, pencarian pada malam hari terkendala minimnya pencahayaan di lokasi.


    "Faktor penghambat dalam pencarian adalah kondisi malam," kata Dian. Pencarian kemudian dihentikan sekitar pukul 23.45 WIB dan dilanjutkan pada Minggu (26/7/2026) mulai pukul 06.30 WIB.

    Sumber: Kompas.com


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini