masukkan script iklan disini
Jakarta - Ligaperistiwa.net -
Festival durian di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) berakhir ricuh. Banyak warga yang telah membeli karcis tapi tidak kebagian durian, uang tiket pun dikembalikan.
"Tadi banyak sekali warga beli tiket tapi tidak kebagian durian," kata seorang warga bernama Faizal kepada wartawan, dilansir detikSulsel, Kamis (2/7/2026).
"Kecewa itu karena rugi karcis. Wajar kalau kami marah karena keluar ki tanpa bawa durian padahal ada mi karcis sudah dibeli," terangnya.
Pj Sekda Enrekang Zulkarnain mengakui tingginya animo masyarakat terhadap festival tersebut. Atas nama panitia, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan secara maksimal.
"Iya, sangat tinggi animo masyarakat. Niat awal kami adalah memberikan pasar kepada petani durian di desa-desa, pedagang UMKM, dan pedagang durian agar memiliki ruang untuk mendapatkan pasar yang lebih luas," kata Zulkarnain.
Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang La Tinro mengaku menerima langsung keluhan warga terkait festival tersebut. Salah satunya, keluhan warga yang meminta uang tiket dikembalikan namun petugas loket tidak di lokasi.
"Saat mereka kembali, saya langsung menelepon petugas dan alhamdulillah sudah selesai. Pas saya mau balik dari lokasi sudah tidak ada lagi warga yang saya lihat di loket," kata Andi Tenri kepada detikSulsel, Rabu (1/7/2026).